Filosofi nada kekaguman terlantun melewati celah baris,,
Bersenandung dengan segala daya terpuitis.
![]() |
| AR |
Mendayu biru mengiaskan makna.
Hingga Terjejal di relung sukma,
Simfoni pembangkit melodi
menguntai tiap bait kata yang hendak di terjemahkan.
Entah mengapa,
S'buah alasan terkuak,,
Belum ada waktu bagimu,
untuk mengiring menjadi dua sejoli di pentas hati dan hidup ini...
Bumi Allah.
Bumi Allah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar